Copy Paste Content Juga Ada Etikanya !

Copy Paste Cape DehSekarang ini blog tidak hanya digunakan sebagai catatan harian ataupun sebagai sarana menuangkan pikiran, tetapi sudah digunakan untuk mencari uang, terutama dari Google Adsense. Sejak lahirnya Google Adsense banyak bermunculan blog atau website MFA (Made For Adsense). Segala cara dilakukan untuk mendapatkan pendapatan yang tinggi dari Adsense, termasuk dalam pencarian content untuk web atau blog.

Untuk mendapatkan penghasilan yang tinggi dari Adsense, syarat utamanya adalah punya trafik yang tinggi perharinya. Untuk itu diperlukan content yang bagus yang terus diupdate. Karena Adsense mensyaratkan website atau blog yang dipasang Adsense harus berbahasa Inggris, maka jalan tercepat untuk mendapatkan content adalah copy dari web lain atau mencari di article directory. Tetapi banyak orang yang tidak tahu atau tidak mau tahu bahwa mengcopy content orang lain juga ada etikanya.

Tidak semua orang merelakan contentnya di copy orang lain tanpa izin, bahkan article directory yang memperbolehkan artikel-artikelnya dicopy-pun mempunyai aturan. Oleh karena itu sebelum copy content orang lain sebaiknya lakukan hal-hal berikut ini :

1. Lihat di websitenya apakah ada keterangan yang memperbolehkan contentnya di copy, jika tidak coba hubungi pemiliknya. Biasanya kalau mintanya baik-baik akan diperbolehkan, asal mencantumkan link asal artikel.
2. Jika disuatu website atau blog, sudah tertulis bahwa contentnya tidak boleh dicopy, sebaiknya jangan dicopy contentnya.
3. jika ingin mencopy artikel dari article directory, sebaiknya baca Term of Service-nya. Sebagai contoh di ezinearticles.com, setiap orang boleh mengcopy semua artikel yang mereka miliki, tetapi tidak boleh mengubah judul, isi, dan semua link yang ada di dalam artikel, tetapi banyak orang yang mengabaikannya.

Untuk menghindari sebenarnya ada cari alternatif, yaitu dengan menulis suatu artikel baru dari beberapa artikel. Maksudnya dari beberapa artikel kita cari intinya kemudian digabungkan menjadi suatu artikel yang lebih baik.

Bagi yang suka copy paste content orang lain, mengcopy content orang merupakan hal yang sangat menyenangkan karena tidak perlu berpikir, dan menyusun kata-kata dalam artikel. Tetapi bagi penulisnya tentunya akan sangat kesal jika ada yang mengcopy artikelnya dan tidak mencantumkan sumbernya. Copy paste content seperti halnya pencurian didunia nyata, yang dicuri sama-sama hasil kerja keras. So, kita di dunia nyata sudah banyak pencurian, mengapa tidak mencoba mengurangi pencurian di dunia maya, dimulai dari tidak mengcopy content orang lain dan mencoba menulis dengan keyboard sendiri. 😉

You may also like...

8 Responses

  1. didickit says:

    2. Jika disuatu website atau blog, sudah tertulis bahwa “contentnya tidak boleh dicopy”, sebaiknya “dicopy” contentnya.

    Hmmmmm ……… Anehhhhh ??????

  2. budi says:

    web nya bagus, saya juga lagi belajar buat blog. kalo boleh review blog saya mas, kritik dan saran ditunggu.. trims 😉 ➡
    .-= budi´s last blog ..Trend Scooter For Teenage =-.

  3. Makasi infonya mas.. Klau link sumber copy pastenya di buat off live boleh ga mas?

  4. ga di jawab berarti ga boleh kyaknya neh.. hehe..

  5. difron says:

    nice info.. 🙂
    .-= difron´s last blog ..How to register on Google Adsense =-.

  6. sangadhi says:

    setuju tuh bos….copy paste mmg cukup mengjengkelkan. Buat para bloger…kl mau mudah menulis artikel cukup kumpulkan beberapa artikel,kemudian buat rangkuman dan tulis dengan bahasa yang berbeda… 😆 😀
    .-= sangadhi´s last blog ..Bagaimana Cara Blokir Situs Porno =-.

  7. Qingsen says:

    artikel yang bagus mas. memang menjengkelkan hasil karya sendiri di jiplak habis oleh orang lain. padahal butuh waktu utk membuatnya. maybe butuh 2-3hari utk membuat sebuah artikel, dan cukup 2-3 detik utk Ctrl+C dan Ctrl+V

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *