Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari

Masalah demam pada anak tentu sering membuat panic. Hal ini terutama saat terjadi pada malam hari. Saat orang tua tidur dan anak tiba – tiba menangis, kondisi orang tua pasti kaget. Saat melihat si anak badannya panas, mereka terkadang tidak siap menghadapinya.

Bagi Anda yang mau berjaga – jaga menghadapi masalah ini, mari bahas beberapa cara mengatasi anak deman di malam hari berikut ini:

Jangan Panik dan Tenangkan Diri

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebagai orang tua adalah tetap tenang. Walaupun anak demam, Anda tidak boleh panic. Pastikan tarik nafas panjang dan pikirkan step selanjutnya yang harus dilakukan. Jangan langsung berfikiran terburuk, lihat situasi dan ambil langkah dengan tenang.

Anak yang melihat Anda panic malah jadi makin takut. Anda tentu tidak mau si anak demam dan menjadi lebih panic. Kondisi stress pada anak bisa membuat demam makin parah. Jadi pastikan tenang dan ambil langkah mengatasi secara bertahap. 

Beri Kompres Segera

Cara menghadapi demam pada malam hari yang paling mudah adalah dengan kompres. Ambil baskom dan isi dengan air dan es. Ambil handuk kecil dan rendam di situ sesaat. Peras dan tempelkan pada dahi si anak. Untuk bayi, Anda cukup usap usap handuk dingin itu dan jangan ditempelkan terlalu lama. Pastikan kondisi handuk tetap dingin dan mencelupkannya kembali.

Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan plester kompres. Plester ini lebih mudah digunakan dan cocok untuk bayi juga. Cukup tempelkan plester di area dahi anak dan biarkan beberapa saat agar bekerja.

Mandikan dengan Air Hangat

Walaupun mendapatkan kompres dingin, badan anak bisa mengeluarkan keringat saat demam. Saat ini terjadi, Anda bisa memilih untuk memandikan badan mereka dengan air hangat. Memandikan ini maksudnya mengusap keringat dengan handuk basah. Pastikan menggunakan air hangat kuku untuk melakukan hal ini. Untuk bayi, usapan hangat dari handuk akan membantu mereka merasa nyaman.

Berikan Asupan Air yang Cukup

Saat keringat keluar banyak dari badan si anak, Anda harus siapkan minuman untuk menggantikan air di tubuh Anda. Hal yang paling pas adalah minuman manis yang disukai anak. Hal ini agar anak mau meminumnya. Untuk bayi minuman susu juga bisa digunakan.

Untuk minuman, Anda bisa memilih menggunakan hangat atau dingin tergantung kondisi. Jika kondisi demam masih tinggi, minuman yang sedikit dingin akan terasa lebih baik bagi si anak. Tapi saat demam mulai turun tapi keringat tidak berkurang, minuman yang lebih hangat akan lebih baik.

Kenakan Pakaian yang Sejuk

Setelah masalah keringat mulai mereda, ganti pakaian anak dengan yang lebih sejuk. Pakaian sejuk akan membuat anak lebih terasa nyaman walaupun dalam kondisi demam. Hal yang harus diperhatikan lain adalah popok. Untuk bayi, pastikan popok Anda ganti juga dan memilih yang terasa sejuk.

Jika popok tidak sejuk, biasanya area sekitar popok akan terasa panas. Keringat yang berkumpul di situ akan mengganggu kenyamanan bayi untuk istirahat. Anda juga bisa memilih mengenakan popok kain jika memang terpaksa tidak punya popok yang sejuk.

Jaga Suhu Kamar Agar Tetap Nyaman

Untuk memastikan kondisi kamar nyaman untuk istirahat, Anda bisa buka jendela jika perlu. Walaupun angin malam bisa sedikit dingin, hal ini pasti terasa segar bagi anak yang demam. Tentu saja saat mereka berkeringat, kurangi exposure angin malam karena pasti terasa sangat dingin. Atur sirkulasi udara di kamar dengan baik agar si kecil nyaman selalu.

Berikan Obat Jika Tidak Lekas Turun

Jika sudah melakukan semua di atas, Anda berikan obat pada si kecil. Obat yang diberikan untuk si anak tentu harus disesuaikan. Anda bisa coba datang ke apotek dan tanyakan rekomendasi pada petugas di situ. Mereka akan mengarahkan soal pilihan obat dan dosis yang dianjurkan.

Perlu diingat bahwa obat tidak akan bekerja langsung. Anda harus melakukan perawatan kompres dan membersihkan keringat anak sembari menunggu obat bekerja. Tergantung jenis obat yang diberikan, biasanya butuh waktu 30 sampai 60 menit untuk melihat efeknya bekerja.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Anak Demam di Malam Hari

Berbeda Umur Berbeda Perlakuan

Ana yang mengalami demam akan berbeda perlakuannya tergantung dari umur. Cara menurunkan panas anak umur 1 tahun akan lebih mudah. Anak pada umur ini sudah mampu mencerna obat dengan baik. Biasanya pilihan ibuprofen sudah cocok. Pastikan dosis dari ibuprofen yang diberikan sesuai dengan umur anak.

Untuk cara menurunkan panas anak umur 6 bulan, Anda tidak bisa menggunakan ibuprofen. Obat ini hanya digunakan untuk bayi umur 6 bulan keatas. Tapi untuk pilihan obat, Anda bisa gunakan paracetamol dengan dosis yang sudah disesuaikan.

Untuk bayi, di bawah 1 tahun pastikan beri perhatian lebih. Selalu cek apakah mereka berkeringat, ganti baju jika terlihat basah, ganti compress selalu, dan usap dengan kain hangat jika mereka terlihat tidak nyaman. Selam melakukan hal ini, demam anak pasti akan segera mereda.

Pendampingan Orang Tua Harus

Banyak orang tua tentu harus mempersiapkan banyak hal untuk anaknya yang demam. Seperti mengambil kompres, ambil obat, ambil baju ganti dan bahkan menelpon rumah sakit. Tapi setiap kali melakukan hal tersebut, selalu pastikan ada yang mendampingi si anak.

Saat si ibu mengambil kompres misalnya, pastikan si bapak ada di samping si anak. Jangan sampai meninggalkan anak sendirian saat demam. Si anak pasti merasa panic jika sakit dan merasa sendiri. Selama ada yang mendampingi, Anda sudah pasti membuat anak lebih tenang.

Perhatikan Tingkah Laku Anak Saat Demam

Untuk anak yang sudah bisa berkomunikasi, Anda bisa menanyakan keadaan mereka dengan mudah. Hal seperti “apakah badan terasa sakit?”. “apakah terasa dingin?” dan lain – lain bisa ditanyakan langsung. Tapi saat si anak berumur kurang dari 1 tahun, komunikasi tidak bisa dilakukan.

Untuk bayi, pastikan Anda bisa melihat tingkah laku anak. Mereka bisa diam saja atau menangis. Pastikan kondisi mereka stabil dan tidak eratic. Pastikan juga apakah badan mereka baik – baik saja. Contoh saja soal keringat. Sebelum baju basah, Anda siapkan baju ganti dan usap badan mereka dengan kain yang dibasahi air hangat. Pastikan Anda cekatan soal ini. 

Jangan Ragu Hubungi Dokter Atau Tenaga Medis

Bila kondisi si anak tidak kunjung baik setelah beberapa jam dirawat, Anda tidak perlu ragu menghubungi dokter ataupun tenaga medis. Hal ini lebih baik daripada bingung mencari jalan alternatif agar demam bisa turun. Semakin demam bertahan lama, pasti si anak lebih tersiksa. Solusi terakhir yang diambil dan paling aman adalah menghubungi pihak profesional.

Sekian bahasan seputar cara mengatasi anak demam di malam hari. Mudah – mudahan bahasan ini bisa membantu Anda dan menjaga si kecil. Terima kasih sudah membaca artikel ini!

Leave a Comment